Lalu security Ramayana, Dimas Wijayanto, 25, melaporkan hal tersebut ke Pospol Pasar Kebayoran Lama. Kemudian dilanjutkan berkoordinasi dengan Satpol PP Kecamatan Kebayoran Lama.
Satpol PP Kebayoran Lama menindaklanjuti laporan tersebut dan membawa anak ke Puskesmas Kelurahan Cipulir 2 untuk penanganan medis, karena kondisi anak yang memprihatinkan banyak luka dan lemah.
Dalam kondisi lemah di Puskesmas Kelurahan Cipulir anak berinisial MK, 7, mengaku orang tua bernama Yusuf Arjuna dan Ibunya Siti.
“Pengakuan anak tersebut sering dianiaya Bapaknya dengan dibakar di sawah dan di pukul,” ungkap Iin.
Berdasarkan pernyataan anak korban MK, pada hari Senin dia datang menggunakan Kereta Api dari Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur – Jakarta lalu naik ojek.
“Namun keterangan dari anak belum dapat digali lebih banyak karena kondisi anak memerlukan penanganan medis yang intensif dan perlu beristirahat,” ujar Iin.
Saat ini, lanjut Iin, anak korban MK sudah mendapatkan perawatan medis awal yang dilakukan oleh pihak Puskesmas Kelurahan Cipulir 2. Saat datang, kondisi anak dalam keadaan kelaparan dan demam.

