IPOL.ID – Wakil Ketua Komisi V DPR, Roberth Rouw menyoal pelayanan dan tarif jalan tol saat melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke Ruas Tol Jakarta–Tangerang–Merak di Cilegon, Banten, Kamis (26/6).
Kunjungan ini merupakan bagian dari tugas Panitia Kerja (Panja) Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol yang dibentuk oleh Komisi V DPR RI.
Roberth menegaskan bahwa pembentukan Panja SPM ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan jalan tol, meskipun pengguna telah membayar tarif yang tidak murah.
“Kenapa kami harus bentuk Panja? Karena kami melihat banyak sekali masyarakat pengguna tol belum merasa puas. Salah satu alasan orang membayar tol adalah untuk menempuh perjalanan dengan waktu singkat dan bebas hambatan. Tapi kenyataannya, itu masih jauh dari harapan,” bebernya.
Ia menyoroti masih banyak aspek pelayanan di ruas tol yang belum terpenuhi oleh pengelola, mulai dari manajemen kepadatan kendaraan hingga waktu tempuh yang tidak efisien.
Beberapa hari sebelumnya, ruas exit Tol Merak bahkan mengalami kemacetan panjang akibat proyek pembangunan jembatan, yang berdampak besar terhadap kelancaran arus kendaraan.
