IPOL.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyampaikan harapannya agar Lembaga Riset Ekonomi, Politik, dan Teknologi Great Institute dapat menjadi pengawal narasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto di tengah dinamika politik nasional.
“Kemunculan Great Institute ini adalah meletakkan konteks narasi ideologi yang kuat dari kebijakan Presiden Prabowo Subianto,” kata Bima saat menghadiri grand launching Great Institute pada Selasa (3/6) di Jakarta.
Menurut Bima, kehadiran lembaga riset seperti Great Institute penting untuk memperkuat diskursus dan dialektika publik atas kebijakan pemerintah. Ia menekankan bahwa pengkajian terhadap berbagai kebijakan, termasuk efisiensi anggaran, harus dimaknai bukan sekadar sebagai langkah penghematan, melainkan sebagai gerakan ideologis untuk membentuk struktur anggaran yang sehat dan tepat sasaran.
“Saya percaya efisiensi ini akan memperkuat program-program strategis, terutama di sektor kesehatan dan pendidikan. Bukan sekadar penghematan, tapi gerakan ideologis,” ujar Bima.
