PVMBG kembali meningkatkan status gunungapi Lewotobi Laki-laki dari level III (siaga) menjadi level IV (awas). Atas kenaikan status, bagi masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi direkomendasikan untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai berhulu di puncak gunung jika terjadi hujan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, dan Nawakote.
Merujuk pada rekomendasi PVMBG dan hasil analisa lapangan sementara, BNPB mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi untuk meningkatkan kewaspadaan serta tidak beraktivitas dalam radius telah ditetapkan otoritas setempat dan mengikuti arahan petugas lapangan.
Di samping itu, masyarakat diharapkan dapat segera melakukan evakuasi ke lokasi radius yang aman, melindungi diri dari paparan abu vulkanik mempersiapkan masker maupun kain basah serta menghindari area aliran sungai untuk mengantisipasi potensi banjir lahar.
Gunung Lewotobi sendiri merupakan bagian dari kompleks dua gunung kembar bersama Gunung Lewotobi Perempuan. Karakter letusannya cenderung bertipe strombolian hingga vulkanian, dengan potensi ancaman awan panas dan hujan abu ke wilayah sekitarnya. Aktivitasnya menjadi perhatian penting dalam sistem pemantauan gunung api aktif nasional.
