Social Media Based, mengukur tingkat popularitas sebuah brand di media sosial YouTube, Instagram, Facebook dan TikTok. Dan Website Based, mengukur kecepatan traffic website brand saat dilakukan riset, yang dilihat melalui speed loading & user friendly dan traffic website.
Lebih lanjut Tri Raharjo mengungkap, dari riset Indonesia Digital Popular Brand Index 2025 fase 2 terdapat 10 kategori paling banyak diulas yakni; Situs Jual Beli Online mencapai 119,3 juta ulasan, Platform Booking Penginapan/Hotel 46,7 juta ulasan, Supermarket Perkakas & Dekorasi Rumah 15,8 juta ulasan, Aplikasi Konsultasi Dokter 14,5 juta ulasan, Platform Streaming Video 11,7 juta ulasan, Bumbu Penyedap 11,7 juta ulasan, Game Console 7,9 juta ulasan, Broker Properti 7 juta ulasan, Gadai 5,5 juta ulasan, dan Rice Cooker 3,9 juta ulasan.
“Dari 1.500 brand terriset di lebih dari 250 kategori produk atau jasa, beberapa brand peraih Indonesia Digital Popular Brand Award 2025 di antaranya, Flimty untuk kategori Suplemen Serat, MyRepublic untuk kategori Internet Berlangganan, Allianz Syariah untuk kategori Asuransi Jiwa Syariah, Wika untuk kategori Solar Water Heater, Enervon C untuk kategori Vitamin C, Oxone untuk kategori Juicer, Pisau Dapur dan Panci Presto, dan masih banyak brand lainnya. Saya ucapkan selamat kepada brand-brand peraih penghargaan ini,” ungkap Tri Raharjo.(Adv)
