Selama menjalankan tugas sebagai “tangan kanan” kepala BNPB saat itu, Budi tidak pernah absen mendampingi dalam melaksanakan roda kepemimpinan penanggulangan bencana di bawah bendera BNPB.
Sebelumnya, tugas-tugas bersifat koordinasi internal, antar lembaga maupun stakeholder lainnya menjadi makanan sehari-hari bagi Budi. Tentu saja semua itu dilakukan atas perintah kepala BNPB demi kelancaran segala urusan penanggulangan bencana di tanah air.
Dalam melaksanakan amanahnya, lulusan Akmil 1991 itu terkenal sebagai sosok tegas namun humoris. Budi selalu cekatan dan gesit. Tidak ada kamus kata “gagal” bagi Budi saat menjalankan tugas.
Bagi Budi, waktu adalah hal paling berharga dan kebersamaan dengan kolega serta staf menjadi energi positif dalam menjalankan tugasnya. Bersama para anggota dan staf yang berada di “ring 1” kepala BNPB, Budi selalu menekankan pentingnya kekompakan, profesional, loyalitas, integritas, improvisasi dan dedikasi.
Sebelum dilantik sebagai deputi, Budi juga pernah menjabat sebagai Staf Khusus Kasad (Mei 2023-Januari 2024), Kasdam IV/Diponegoro (Januari 2024-Oktober 2024) dan PA SAHU Tk.III KASAD Bid. Jahpers (Oktober 2024). (Joesvicar Iqbal)
