“Tim inspektur sedang terjun ke lapangan untuk mendalami ini,” kata Tri lewat keterangan resmi dikutip Ahad (01/06/2025).
Tri menambahkan tim dari inspektur tambang bakal bergabung dengan tim tanggap darurat lainnya untuk melakukan serangkaian proses investigasi. Rencanannya, tim inspektur tambang bakal melakukan pemetaan lokasi menggunakan drone untuk memetakan skala kerusakan dan status medan.
Setelah itu, tim akan melakukan asesmen potensi longsor susulan, sekaligus menganalisis faktor penyebab dari berbagai aspek, mulai dari teknis, prosedur, lingkungan, hingga kondisi kerja. “Hasil analisis ini nantinya akan dijadikan dasar rekomendasi tindakan korektif dan preventif agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya. (tim)
