Semua stakeholder di industri logistik pun diharapkan dapat mendukung penuh untuk keuntungan luar dan dalam. Paling penting untuk kemajuan pasar Indonesia dan membuka lebar hingga ke pasar internasional.
“Jadi untuk memastikan industri logistik ini dapat lebih maju ke depannya dan ini harus ada kepedulian para pelaku usaha,” kata Bobby dalam diskusi.
Kolaborasi lintas batas, lanjut Bobby, diharapkan bukan hanya untuk kumpul-kumpul. Tetapi mereka dapat belajar bagaimana dari kegiatan yang akan digelar selama tiga hari itu hingga dapat membentuk komunitas anak muda untuk terjun mendalami industri logistik tersebut.
Apakah adanya perang Israel dengan Iran berpengaruh dengan industri logistik dan pelabuhan di ASEAN? President CILT Indonesia, Iman Gandi mengatakan, bicara Geopolitik, diakui memang traffic/lalu lintas pelabuhan di Indonesia cukup unik. Selama itu tidak terpengaruh dengan tujuan pasar ke negara-negara yang berkonflik.
“Maka hal itu tidak berpengaruh,” ungkap Iman.
Tentunya yang berdampak, lanjut Iman, pertama adalah kapasitas dan harga yang naik, karena adanya situasi Geopolitik, ini akan menurunkan nilai kompetitifitas dari pada produknya sendiri tetapi secara operasional dan permintaan konsumen/demand masih cukup besar.
