Acara ini juga akan menjadi ajang konsolidasi antar pimpinan redaksi dari berbagai platform media online, radio streaming, dan televisi digital yang tergabung dalam FPRMI.
Sejumlah kegiatan strategis turut disiapkan, termasuk diskusi panel seputar transformasi media digital dan etika jurnalistik di era kecerdasan buatan.
Ketua Bidang Kerja Sama FPRMI, Helmy Halim, menekankan pentingnya kolaborasi lintas provinsi dalam menjaga marwah jurnalisme profesional, terutama di tengah arus informasi yang cepat dan kerap kali menyesatkan.
“Kami membangun FPRMI sebagai wadah sinergi antar pimpinan redaksi. Pengukuhan sepuluh provinsi ini bukan hanya seremoni, tapi juga awal dari kerja besar membangun kepercayaan publik terhadap media,” tegas Helmy.
FPRMI berdiri sebagai organisasi yang menghimpun para pimpinan redaksi dari berbagai kanal media massa berbasis teknologi informasi.
Dalam dua tahun terakhir, FPRMI aktif mengawal isu-isu strategis nasional, termasuk edukasi publik tentang hoaks, peningkatan literasi digital, serta advokasi kebebasan pers.
