“Saya merasa senang karena bisa memenuhi target juara di Sirnas ini. Tadi di gim ketiga saat unggul 20-15, saya buru-buru ingin segera mengakhiri permainan dan akhirnya malah mati sendiri. Bersyukur saya bisa kembali fokus dan menang,” aku Auberta.
Pada ganda putri taruna, Aura Zalfa Syafiya/Putri Melvina Dwiwahyuningsih (Gideon Badminton Academy/Lembang Badminton Club) menjadi juara setelah Rasi Joase Niakhe Munajad mengalami cedera di gim kedua. Rasi/Salsabila Zahra Aulia (Djarum Kudus) pun terpaksa mundur dalam kedudukan 21-14, 16-12.
“Sebenarnya pertandingan berjalan seru. Tetapi Rasi mengalami cedera. Semoga dia lekas sembuh dan bisa bermain kembali,” tutur Putri Melvina.
Untuk tunggal putra taruna, Fardhan Rainanda Joe dari Exist Badminton Club naik podium tertinggi. Di final, unggulan 5-8 ini mengalahkan unggulan 3-4, Radithya Bayu Wardhana (Djarum Kudus), 21-16, 21-15.
“Alhamdulillah bisa juara. Ini gelar pertama saya di Sirnas di sepanjang tahun ini. Terima kasih kepada prlatih, klub Exist dan orangtua. Yang menjadi kunci kemenangan, dari sebelum pertandingan pelatih saya terus memotivasi agar saya fight dan berjuang mati-matian di lapangan,” sebut Fardhan.

