Kemenangan juga diraih Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono (Djarum Kudus) di ganda putra taruna. Di partai pamungkas, unggulan kedua ini mengalahkan rekan seklub Devin Artha Wahyudi/Ikhsan Lintang Pramudya, 21-10, 21-14.
“Terima kasih kepada keluarga dan orangtua, juga coach Djarum yang mendukung terus kami. Ini kemenangan pertama kami di level Sirnas. Kami bisa menaikkan prestasi setelah menjadi runner up pada Sirnas di Surabaya lalu. Kemenangan ini menjadi modal untuk menghadapi empat kejuaraan berikutnya, baik di level sirnas maupun internasional,” kata Rizki dan Daffa.
Pada tunggal putri dewasa, Mutiara Ayu Puspitasari wakil Pelatnas PBSI boleh berbangga sebagai yang terbaik. Dalam final yang memanggungkan sesama wakil Pelatnas PBSI ini, Mutiara sukses menekuk rekan sepelatihan, Chiara Marvella Handoyo, 21-19, 21-15.
“Setelah lama nggak bermain di Sirnas, akhirnya saya bisa kembali juara di Sirnas. Bermain kembali di Sirnas itu cukup menarik dan menantang. Main di sini itu tekanan mentalnya lebih berat,” ujar Mutiara.

