“Kalian tidak tau darah-darah kami disini, kami bertemu bapak karena kami bangga bertemu pemimpin daerah kami. Tapi bapak bilang, tidak ada atlet jadi kaya, bagus kalian kerja di rumah saya, saya gaji. Saya sangat kecewa,” jelasnya.
Dengan pernyataan sang Wali Kota, Ronald menilai masa depan atlet di Kota Pematangsiantar akan suram. Sebab, sosok pemimpinnya memiliki pandangan yang sangat sempit terkait kehidupan seorang atlet.
“Saya sangat kecewa, berarti masa depan atlet di pematang siantar akan mati. Tolong hargai atlet di daerah manapun, tolong hargai atlet di Indonesia,” tegasnya.
Menanggapi video viral tersebut, Wesly membantah bahwa dirinya tidak peduli dan menyarankan seorang atlet MMA berhenti bertanding karena alasan finansial.
“Panggil atletnya kemari, benar gak aku ngomong gitu, jangan asal ngomong saja. Saya gak pernah berkata seperti itu,” ujar Wesly, dikutip pada Senin (16/6/2025).
Wesly juga menegaskan tudingan tersebut sangat bertolak belakang dengan rekam jejaknya sebagai mantan pengurus olahraga di tingkat nasional.
