Lanjut Casmari pun mengaku memiliki sumber penghasilan dan kekayaan, sejak sebelum dirinya menjabat sebagai kepala desa.
“Saya usahanya banyak. Sebelum jadi kuwu juga saya mobil tiga, rumah banyak, usahanya ada,” tuturnya.
Casmari mengunugkapkan, warganya pun sudah tahu mengenai kondisi dan kebiasaannya yang kerap sawer. Bahkan dulu sebelum menjadi kuwu, ia pernah menghabiskan uang hingga Rp 15 juta untuk sekali sawer.(Vinolla)
