“Rasanya kayak nggak nyangka, Bu. Saya bersyukur sekali bisa melihat anak saya sekolah,” ucap Wuryani dengan mata berkaca-kaca.
Rangkaian MPLS secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro yang hadir langsung di lokasi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat adalah bentuk nyata keberpihakan negara terhadap rakyat kecil yang selama ini terkendala akses pendidikan.
“Kalau orang tua dan anak punya motivasi dan semangat tinggi untuk bersekolah, insyaAllah tidak akan kecewa. Kalau tidak mendapatkan tempat yang baik karena tidak punya uang, pemerintah menyediakan tempat yang baik, yaitu Sekolah Rakyat,” ujar Wamensesneg.
Didampingi oleh Staf Ahli Menteri Sosial bidang Teknologi Kesejahteraan Sosial, Pepen Nazaruddin, Wamensesneg meninjau langsung proses registrasi dan kondisi asrama siswa. Keduanya juga menyaksikan antusiasme para orang tua yang penuh semangat mengantar anak-anak mereka.
“Kita lihat keseruan dan semangat para orang tua saat mengantar anak-anaknya bersekolah, penuh haru dan semangat,” ujar Pepen.
