“Saya langsung dorong pintu, terus gedor-gedor juga cukup lama enggak keluar-keluar, itu saya emosi firasat saya enggak enak, karena kondisi pintu rumah O terkunci,” beber nenek korban.
Lebih lanjut, F mengaku cemas dan khawatir karena cucunya berada sendirian di dalam rumah bersama seorang pria dewasa.
“Setelah saya teriak-teriak lalu cucu saya keluar dari rumah itu dan si O bilang ‘Ayo, dah ya, tuh nenek’,” tukas F.
Setelah kejadian, F langsung menegur O dan melarang pria paruh baya itu membawa cucunya ke dalam rumahnya.
“Saya bilang, ‘Tolong ya, cucu gua jangan lu masuk-masukin ke rumah lu’ tapi saat itu dia marah, ‘Maksud lu apa F’,” tegas F.
F mengaku sempat dituduh memfitnah oleh terduga pelaku, karena tidak ada bukti yang jelas atas dugaan pelecehan tersebut.
“Itu saya bilang, ‘Lu apain cucu gua?, terus dia jawab ‘Lu fitnah loh ya, F, lu bisa gua panggilin polisi’, tapi saya enggak takut,” tandas F.
Hingga kejadian tidak mengenakkan itu kemudian dilaporkan F kepada ketua RT dan RW setempat untuk segera ditindaklanjuti. (Joesvicar Iqbal)

