“Bermainlah dengan semangat, jaga sportivitas, dan tetap saling menghargai. Menang memang menyenangkan, tapi proses, semangat, dan persahabatan jauh lebih berharga,” pesannya menutup sambutan.
Usai sambutan, Taufik Hidayat secara simbolis menyatakan Liga Anak Indonesia 2025 resmi dibuka dan sekaligus juga menyerahkan piala KU-8 tahun yang diraih oleh SSB Versus Academy yang mengalahkan SSB Imam Bonjol Padang.
Sementara itu, Ferry Kono, Direktur LPDUK/Inaspro Kemenpora, menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan sesi kedua Liga Anak Indonesia yang telah melalui proses seleksi regional ketat hingga menghasilkan 92 tim terbaik.
“Harapan kami dari Liga Anak Indonesia ini akan lahir talenta-talenta muda. Pemerintah melalui LPDUK/Inaspro Kemenpora berkomitmen menyelenggarakan liga ini secara berkelanjutan,” ujar Ferry.
Ferry menambahkan bahwa ke depan, liga ini tidak hanya digelar di Jakarta, tetapi juga di berbagai daerah yang memiliki infrastruktur memadai serta dukungan dari sponsor dan komunitas sepak bola lokal.
