“Kita rencanakan ajang ini digelar rutin setiap tahun, bahkan bisa dalam 2-3 model helatan dalam satu tahun. Fokus utama tetap pada kelompok usia 8, 10, 12, dan 14 tahun. Tahun depan, liga ini akan kita kemas dengan nama baru: Liga Anak Inaspro,” pungkasnya.
Liga Anak Indonesia 2025 menjadi bukti nyata bahwa pembinaan usia dini terus menjadi perhatian pemerintah, demi melahirkan generasi pesepak bola yang siap mengharumkan nama Indonesia di masa depan. (bam)
