Kategori Kelurahan dimenangkan oleh Kelurahan Cipinang sebagai juara pertama, Kelurahan Cikoko di posisi kedua, dan Kelurahan Kebon Melati sebagai juara ketiga. Di sektor perusahaan, pemenang terbagi berdasarkan bidang, seperti keuangan, manufaktur, pertanian, pendidikan, perdagangan, dan jasa. “Penghargaan ini membuktikan sektor swasta juga berperan penting dalam memperluas Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” ujar Marullah.
Kategori Usaha Mikro Kecil (UMK) dimenangkan oleh Sinergi Pangan Gemilang, diikuti oleh Jamu Mencos dan Alam Anugerah Lestari. Marullah optimistis sejumlah pemenang dari DKI Jakarta berpeluang besar meraih juara di tingkat nasional. “Biasanya yang menang di DKI itu kualitasnya sudah tinggi, dan saya yakin kita bisa bersaing secara nasional,” pungkas Marullah.
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Deny Yusyulian, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov DKI dalam penyelenggaraan Paritrana Award. Ia menyebut program ini sempat tertunda pada 2019 akibat pandemi, namun berhasil kembali digelar secara konsisten. “Paritrana Award tahun ini adalah bukti bahwa komitmen terhadap perlindungan pekerja tidak pernah surut,” ujar Deny.
