Tim penilai dari BPJS Ketenagakerjaan menciptakan atmosfer kompetitif yang mendorong peningkatan cakupan kepesertaan Jamsostek di Jakarta. Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi pemerintah daerah maupun sektor usaha yang berhasil meraih predikat terbaik. “Pemenang peringkat pertama akan mewakili Jakarta di ajang Paritrana Award tingkat nasional,” ungkap Marullah.
Marullah juga menyoroti pentingnya pencapaian target universal coverage (cakupan semesta) Jamsostek di DKI Jakarta. Ia menyebut saat ini terdapat kesenjangan sekitar 15 persen dari target nasional. “Kita baru di angka 51 persen, padahal target dari Kemendagri adalah 66 persen, dan ini harus tercapai pada 2026,” ujar Marullah.
Menurut Marullah, untuk mencapai target tersebut, semua pihak harus bersinergi dan bergerak bersama. Ia mengajak seluruh lapisan untuk berperan aktif, baik pemerintah maupun swasta. “Kita harus optimistis bahwa target universal coverage ini bisa kita capai bersama,” tegas Marullah.
Paritrana Award Provinsi DKI Jakarta 2024 terdiri dari empat kategori, mencakup pemerintah kabupaten/kota, pemerintah kelurahan/desa, perusahaan besar/menengah, dan pelaku usaha kecil/mikro. Untuk kategori Pemerintah Kabupaten/Kota, juara pertama diraih Kota Administrasi Jakarta Selatan, disusul Jakarta Timur dan Jakarta Pusat. “Pemenang-pemenang ini adalah bukti nyata komitmen tinggi dalam mendukung kesejahteraan pekerja,” kata Marullah.

