Bersamaan berkurangnya intensitas hujan, diharapkan upaya penanggulangan bencana banjir di wilayah hilir seperti upaya pemompaan dan pengeringan, serta penguatan tanggul pada daerah-daerah masih basah akibat banjir dapat optimal dilakukan, sehingga masyarakat bisa segera beraktivitas normal kembali.
BNPB bersama satgas OMC lintas lembaga optimis bahwa bentuk ikhtiar mitigasi ini dapat dirasakan masyarakat.
Berdasarkan pantauan prakiraan cuaca pada dua hari kebelakang, tren potensi hujan terjadi di wilayah Jawa bagian barat cenderung mengalami penurunan.
Kendati pada 12 Juli 2025 mendatang, pantauan BMKG mencatat beberapa gelombang kembali aktif dan berpotensi berdampak signifikan di beberapa wilayah di Indonesia.
Potensi risiko cuaca ekstrem juga terpantau untuk wilayah Indonesia bagian timur. Terdapat peningkatan aktivitas gelombang atmosfer memicu curah hujan tinggi.
BNPB dan BMKG akan melakukan evaluasi bersama pada akhir masa operasi modifikasi cuaca besok untuk menentukan kebutuhan perpanjangan masa OMC.
