“Kami berkomitmen membuat event seperti ini secara berkala, dan setelah ini diharapkan cabang olahraga lain juga bisa melakukan hal serupa. Dengan begitu, pembinaan berkelanjutan bisa terus berjalan dan mata rantainya tidak terputus,” tambahnya.

Menurut Ferry, salah satu target utama ke depan adalah mengajak para penyelenggara kompetisi di seluruh Indonesia agar memiliki visi yang sama dengan pemerintah dalam melakukan pembinaan. Dengan standar kompetisi yang seragam, diharapkan akan lahir proses pembinaan yang berjenjang dan terukur.
“Selain anak-anak, kami ingin mengajak seluruh organizer agar punya visi yang sama. Dengan begitu pemerintah bersama operator daerah bisa melaksanakan hal-hal seperti ini secara merata. Nanti di tingkat nasional kita pastikan pesertanya memang hasil seleksi dari proses kompetisi daerah yang baik,” ungkap Ferry.
Meski baru diikuti oleh perwakilan dari 20 provinsi, Ferry berharap dengan publikasi luas melalui media massa, akan semakin banyak operator daerah yang siap bergabung di edisi-edisi berikutnya.
