Kini, sejarah hitam menerpa dunia olahraga Indonesia. Sebanyak 28 atlet dari delapan cabang olahraga yang sudah dipersiapkan tidak bisa tampil pada International University Sports Federation (FISU) Summer World University Games ke-32 di Ruhr, Jerman, 16-27 Juli 2025.
Miris. Kontingen Mahasiswa Indonesia yang biasanya dibiayai Kementerian Pendidikan Tinggi Sain dan Teknologi (Kemendikti Saintek) tidak bisa berangkat. Padahal, biaya yang dibutuhkan untuk memberangkatkan Kontfingen Mahasiswa Indonesia berkekuatan 28 atlet tersebut hanya Rp5 miliar.
“Ya, Kontingen Mahasiswa Indonesia untuk pertama kali tidak tampil di FISU. Kalau tidak salah ada 28 atlet dari 8 cabang olahraga dan biayanya hanya Rp5 miliar. Katanya sih tidak ada anggaran dari Kemendikti Saintek,” kata salah satu sumber yang enggan disebut jatidirinya.
Del Asri yang menjabat sebagai Kabid Binpres Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) saat dihubungi Selasa (8/7/2025), membantah batalnya pengiriman Kontingen Mahasiswa Indonesia akibat tidak adanya dana. Alasannya, Indonesia terlambat mendaftar ke FISU yang sudah menjadi agenda dua tahunan tersebut.
