“Kemenangan ini sangat-sangat berarti untuk ke depan. Kami menargetkan juara tahun ini. Tadi sempat tegang ketika belum bertanding tapi ketika masuk lapangan, semuanya sirna,” lanjut Nur Salim.
Pertandingan menarik lainnya terjadi antara juara bertahan Polda Sulawesi Selatan yang berhadapan dengan Polda Sulawesi Utara. Polda Sulawaesi Selatan yang menempati unggulan pertama dipaksa bekerja keras sebelum memastikan tiket babak 16 besar.
Mereka tertinggal lebih dahulu di partai pertama ketika pasangan andalan Muh Asqar Harianto/Muh. Rifai , S.H., M.H. harus mengakui keunggulan Rodrigo Sevcenko Kamang Kumaat/Suriono Undo 22-20, 18-21, 14-21. Di dua partai berikutnya Polda Sulawesi Selatan bangkit, Cakra Buana Jufri/Surya Athala Naufal, S.M. mengatasi perlawanan Farizi Adlan/Marvel R. Tunas 21-13, 21-11 dan Dedi Rianto/Zulkarnain Nurdin menang rubber game 16-21, 21-15, 21-14 kontra Andrias Grandy Rony Tompunu/Gleovardo Oktavianus.
Sementara, Polda Jawa Barat mulus ke babak 16 besar usai menyingkirkan Polda Metro Jaya dengan skor 3-0. Sandy Satria/Zaenal Mutaqin membuka kemenangan setelah mengalahkan Kurnia Dwi Nurcahyo/Rahman Harish Ds 21-11, 24-22. Disusul Novan Hafidh Adiska/Rifki Ramadhan yang menang atas Aziiz Eka Pramudia/Satya Adiputra dengan skor 21-11, 21-19. Sebelum ditutup keunggulan Sopian Asyauri/Topan Setiawan atas Bripda Malvin Satria Arbat/Zemrama Putra 21-15, 21-5.

