“Kami bertahun-tahun melihat kebakaran, terlihat betul ini perbuatan ulah manusia. Kita sepakat, ini jangan terus dibiarkan dan berkelanjutan,” tegasnya.
Kepala BNPB, Suharyanto mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan jika ada indikasi atau melihat orang yang akan membakar lahan kepada aparat setempat.
“Segera melapor ke TNI/Polri dan aparat desa, jika ada yang membuka lahan dengan membakar,” tegas Suharyanto.
Sebelumnya, Kepala BNPB Suharyanto turut membeberkan penurunan hotspot pascapelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilakukan sejak Senin (21/7/2025) lalu.
“Kemarin OMC dengan satu pesawat, hotspot menurun jauh, hari ini didatangkan satu lagi pesawat. Mudah-mudahan mulai besok dengan dua pesawat, hujan semakin lebat dan api semakin padam,” tutur Suharyanto ketika meninjau pelaksanaan OMC di Lanud Roesmin Nurjadin, Selasa (22/7) sore.
Penambahan armada OMC ini guna memaksimalkan pengendalian karhutla di tengah masih adanya pertumbuhan awan hujan di wilayah Provinsi Riau, operasi ini akan dilakukan hingga tanggal 25 Juli 2025.
