“Rekan pekerja sosial kami juga istilahnya sowan ke pengurus RT setempat. Untuk memberi informasi kepada lingkungan bahwa mereka tahu apa tidak kalau ada anak pejuang kanker di lingkungannya,” tukasnya.
Sementara, Ibunda M Rayyan Baihaqi, 9,
yakni Yuliana Putri, 32, mengatakan, awal buah hatinya terdiaknosa sakit Leukimia kanker darah tipe ALLB dengan stadium lanjut. Sejak umur 4 tahun anaknya sudah sakit, sudah berjalan 5 tahun.
Dia pun tidak terlalu memikirkan sekolah anak, terpenting adalah kesehatan anaknya. Saat ini pun anak masih menjalani treatmen kemoterapi dan pengobatan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), hingga bergabung di Yayasan Pita Kuning tahun 2023.
“Di Pita Kuning saya dan anak terbantu sekali, terlebih mengikuti kegiatan Piknik Edukatif seperti ini membahagiakan untuk anak-anak, bagaimana pun anak-anak harus bahagia dan itu adalah obat,” kata Yuliana.
Yuliana menambahkan, masuk ke Pita Kuning ada prasyaratnya seperti berasal dari keluarga prasejahtera. Biasanya naik busway dan angkutan umum lainnya yang harus berpikir bagaimana untuk membayar ongkosnya, sekarang sudah tidak bingung lagi.
