Adapun penghargaan kepada para pemenang lomba akan diberikan dalam acara Launching Kurikulum Berbasis Cinta yang rencananya akan digelar di Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan pada 26 Juli 2025.
“Kami ingin momen Hari Anak Nasional lebih bermakna dengan melibatkan santri secara langsung dalam narasi perlindungan anak. Nantinya karya-karya terpilih juga akan dibukukan dan dipublikasikan,” jelas Yusi.
Jadwal Pelaksanaan Lomba:
- Pengumpulan Karya: 15–22 Juli 2025
- Penjurian: 23–24 Juli 2025
- Pengumuman Pemenang: 25 Juli 2025
- Pemberian Penghargaan: 26 Juli 2025
Lomba ini terbuka untuk santri aktif berusia 13–21 tahun dari seluruh pesantren di Indonesia. Naskah yang dikirim berupa esai, refleksi, atau opini nonfiksi sepanjang 800–1.200 kata. Peserta hanya diperkenankan mengirim satu naskah dengan disertai biodata singkat dan surat keterangan aktif sebagai santri. Naskah dikirim ke email: [email protected]. (ahmad)
