IPOL.ID- Pabrik pengolahan karet remah pertama dan baru satu-satunya di Provinsi Aceh tengah resmi beroperasi. Sehingga hal tersebut menjadi tonggak penting dalam tercapainya kemajuan industri karet nasional.
Kehadiran pabrik karet remah dari PT Potensi Bumi Sakti tersebut membawa angin segar bagi ribuan petani karet di seluruh wilayah Aceh, selama ini harus menjual hasil panen mereka ke luar daerah, terutama ke Medan, Sumatera Utara.
Dengan kapasitas mesin terpasang sebesar 5 ton karet kering per jam atau 10 ton karet basah per jam, pabrik berada di atas lahan seluas 25 hektar di Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat ini menargetkan pengolahan hingga 100 ton karet kering per hari, atau sekitar 30.000 ton per tahun.
Hal ini menjadikan pabrik karet remah PT Potensi Bumi Sakti, perusahaan di bawah Arsari Group, sebagai pusat pengolahan strategis mampu menyerap produksi petani karet dari berbagai wilayah di Aceh.
“Selama ini, petani karet kita harus menanggung biaya angkut dan menghadapi fluktuasi harga tak menentu. Adanya pabrik di wilayah sendiri, rantai distribusi jadi lebih efisien dan harga jual bisa lebih kompetitif,” kata Hashim S. Djojohadikusumo, CEO Arsari Group, saat peresmian Pabrik Karet Remah, PT Potensi Bumi Sakti, Selasa (8/7/2025).
