Pihaknya ingin terus eksis di tengah masyarakat khususnya dalam kegiatan sosial. Karena ternyata saat ini masih ada masyarakat yang belum mengenal tentang LMK. Sehingga ini sekaligus sebagai ajang sosialisasi dan silaturahmi kepada masyarakat luas.
Sementara, Bendahara LMK Kelurahan Pondok Bambu, Elsye Pongoh menambahkan, kegiatan khitanan massal ini juga melibatkan Rumah Sakit Alia Pondok Bambu, Duren Sawit. Mereka mengerahkan 10 tenaga medisnya untuk melakukan khitanan.
Tentunya mereka juga dibantu tokoh masyarakat dan tokoh agama Kelurahan Pondok Bambu saat melakukan tugasnya.
“Peserta khitanan kita berikan santunan masing-masing Rp 500 ribu, voucher belanja Rp 50 ribu dan bingkisan. Mudah-mudahan mereka cepat sembuh dan diberikan kesehatan lahir batin,” kata Elsye.
Kegiatan khitanan massal ini juga diwarnai dengan bazar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) diikuti oleh 30 anggota Jakpreneur setempat. Diharapkan ini juga dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Sementara, Yuli Permata Sari, 37, warga non muslim mengaku sangat senang adanya khitanan massal ini. Sehingga dia bisa membawa anak bungsunya bernama Deren Eaputra Nathanael, 6, untuk mengikutinya.
