Dengan adanya Intelligent Traffic Control System (ITCS) yang sudah terpasang di 65 titik, Jakarta kini berhasil keluar dari daftar 20 kota termacet di dunia. Bahkan kemacetan Jakarta kini turun menjadi peringkat kelima di Indonesia.
Karena itu, Pramono mendorong birokrasi Pemprov DKI mampu beradaptasi terhadap perkembangan zaman, termasuk AI.
“Saya berharap dari workshop ini, dari FGD ini, mudah-mudahan segera ada yang bisa diimplementasikan di Jakarta, termasuk perbaikan untuk JAKI,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania menyampaikan, workshop ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemprov DKI untuk mewujudkan transformasi digital yang menyeluruh dan sejalan dengan visi Gubernur untuk menempatkan Jakarta dalam peringkat top 50 global cities di 2030.
Acara ini diharapkan tidak hanya memperkenalkan teknologi, melainkan juga membangun cara pandang dan kerangka pikir dalam menjawab tantangan perkotaan, mulai dari kemacetan, banjir, hingga efisiensi pelayanan publik.
