Rasa haru juga menyelimuti Efendi, seorang pegawai honorer di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lhong, Aceh Besar.
Dengan mata berkaca-kaca, ia mengenang almarhum ayahnya saat menyaksikan rumah berusia 40 tahun peninggalan keluarga dibongkar, untuk digantikan dengan rumah baru yang permanen.
“Saya seorang yatim. Rumah ini peninggalan ayah saya 40 tahun lalu,” ujar Efendi dengan suara bergetar.
Selama ini, Efendi tinggal bersama ibunya di rumah yang sudah tak layak huni akibat lapuk termakan usia itu. Sebagai honorer lulusan SMA, ia tak pernah membayangkan bisa memiliki rumah baru. Keseharian hidupnya pun sering diliputi kesulitan ekonomi.
Namun, doa dan harapannya kepada Sang Pencipta terkabul. Tepat pada peringatan Hari Amal Bakti (HAB) 2025 Kementerian Agama, ia mendapatkan bantuan program pembangunan rumah bagi pegawai honorer Kemenag Aceh Besar.
“Alhamdulillah, tahun 2025 ini saya lulus seleksi PPPK setelah delapan tahun mengabdi sebagai honorer. Dulu saya yang dibantu, sekarang saya juga ingin ikut menyumbang. Saya berharap program ini bisa terus berlanjut, karena masih banyak rekan-rekan kita yang belum punya rumah layak,” kata Efendi.

