Dokter Nugroho juga menjadi dokter pertama dalam jaringan Mitra Keluarga yang menerapkan teknologi Rezūm.
“Selama bertahun-tahun kami mengobati BPH dengan obat-obatan dan pembedahan terbuka. Namun, tidak semua pasien cocok atau siap menjalani operasi.”
“Dengan rezum, kami punya pilihan baru yang cepat, efektif, dan aman. Pasien bisa langsung kembali bekerja, olahraga, bahkan liburan. Itu nilai tambah yang besar.”
“Rezum ini untuk Indonesia masih baru. Pasien juga baru sekitar 100 orang di Indonesia. Saya pun baru menangani sekitar 10 pasien dengan rezum ini.”
“Rezum sudah diterapkan di Hong Kong, Singapura, atau Malaysia. Beberapa pasien kami menanyakan rezum. Karena kemarin-kemarin belum ada, pasien pun pergi ke Singapura atau Malaysia.”
“Dengan Mitra Keluarga sudah meluncurkan rezum, maka layanan bisa dikerjakan di Jakarta. Penelitian saya, sudah cukup baik, terutama yang bisa kami smpaikan, risiko pendarahan yang paling menakutkan itu minim.”
“Soalnya, risiko operasi protat bagi operator seperti saya juga cukup menakutkan. Apalagi usia tua pasien, sampai bisa menimbulkan kematian.”
