“Salah satunya di lokasi insiden kemarin dan itu yang kami lakukan perbaikan dengan konsep menggunakan tangga”, kata Taufikurrahman, pada Minggu (27/7/2025).
Proses perbaikan infrastruktur pendakian, katanya, sudah dikerjakan selama tiga sejak Sabtu dan tim gabungan masih bekerja dan tangga yang akan dipasang di tiga titik yang dianggap krusial dan rawan kecelakaan yaitu di Jalur Pelawangan – Segara Anak, Jalur menuju Puncak, dan jalur menuju akses mata air.
Selain tangga dan tali, nantinya akan ada di sejumlah jalur pendakian dipasang plang dalam bentuk peringatan dan akan dibangun shelter, lokasinya di Pelawangan 4, sekitar 700 sampai 800 meter dari shelter yang sudah ada di Pelawangan 1.
Dengan adanya perbaikan ini, BTNGR berharap pengalaman pendakian Rinjani tidak hanya lebih aman tetapi juga memberikan kenyamanan ekstra bagi wisatawan yang ingin melihat keindahan puncak Gunung Rinjani.(Vinolla)

