“UMKM memiliki peran penting dalam memperkuat rantai pasok pangan, menciptakan lapangan kerja, serta menggerakkan perekonomian daerah,” ungkap Khoirudin.
Dengan begitu, harap dia, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berkolaborasi dengan Kadin DKI dalam ketahanan pangan.
Seperti penyediaan daging sapi harga terjangkau dan berkualitas. Peningkatan gizi masyarakat dapat terpenuhi.
“Dengan sinergi yang baik antara pemerintah daerah, BUMD, pelaku usaha, dan masyarakat, kita yakin ketahanan pangan di Jakarta akan semakin kuat,” kata dia.
Forum pertemuan tersebut, sambung Khoirudin, menjadi wadah bertukar pikiran dan memperkuat kerja sama.
“Melahirkan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat bagi masyarakat Jakarta,” tambah dia.
Pihak eksekutif yang hadir dalam pertemuan itu antara lain, Kepala Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BPBUMD) DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo, dan Sekretaris DPRD Provinsi DKI Jakarta Augustinus. (Irma)
