“Sekarang sudah masuk final, kita gak mau setengah-setengah ya. Sudah di final sekalian capek urusan hasil itu belakangan,” terang Revan.
Sementara itu, Pelatih kepala Merpati Bali Wayan Suwastika mengatakan bahwa resep kemenangan atas Airone Jakarta adalah kesuksesan para pemain melakukan adjustment rebound.
“Ini karena pemain kami agak-agak pendek sementara Airone gede-gede. Jadi kami hustle di box out dan rebound,” jelasnya.
Dikatakan Wayan, selama pertandingan dia mengingatkan kepada pemain bahwa kesempatan untuk tampil di semifinal Kejurnas tidak setiap saat bisa didapatkan. Apalagi ini di kategori U18.
“Mumpung ada kesempatan kami berusaha untuk ngambil. Bagaimana pun caranya, sekarang atau tidak sama sekali,” tegas Wayan.
Final putra antara Merpati Bali melawan Aras Gading Muda Jakarta akan berlangsung di GOR Basket Unesa, Minggu sore (3/8).
Nah, sebelum pertandingan semifinal putra, dilaksanakan upacara penghormatan pemenang (UPP) untuk kategori putri. GMC Cirebon menjadi juara pada ajang ini. Kemudian Sahabat Semarang berada di posisi kedua dan Warriors Jakarta menempati posisi ketiga.
