Katin juga mengaku terbantu dengan kemudahan teknologi melalui Aplikasi Mobile JKN. Meski awalnya belum terbiasa dan sering dibantu anaknya dalam penggunaannya, ia merasakan manfaat besar dari fitur antrean online yang tersedia. Menurutnya, aplikasi ini membuat proses berobat menjadi lebih praktis karena ia tidak perlu lagi menunggu lama di fasilitas kesehatan. Jika mengalami kesulitan, ia cukup meminta bantuan keluarga atau petugas setempat.
“Dahulu saya perlu menunggu cukup lama saat mengantre di fasilitas kesehatan. Namun sekarang jauh lebih praktis, karena nomor antrean dapat diambil secara online melalui Aplikasi Mobile JKN. Informasi lainnya seperti jadwal kontrol dan status kepesertaan juga tersedia di aplikasi tersebut. Apabila saya mengalami kesulitan dalam mengoperasikannya, biasanya saya dibantu oleh anak atau petugas di lokasi. Bagi saya, aplikasi ini sangat memudahkan,” tuturnya.
Sebagai penerima manfaat langsung, Katin mengajak orang-orang di sekitarnya untuk mendaftar sebagai peserta JKN dan aktif membayar iuran. Ia menekankan pentingnya memiliki jaminan kesehatan sejak dini, agar tidak kesulitan saat membutuhkan pelayanan medis. Menurutnya, memiliki jaminan kesehatan sangat membantu, terlebih saat menghadapi kondisi darurat atau penyakit yang membutuhkan biaya besar. (ahmad)
