“Kondisi di tempat penampungan cukup memprihatinkan. Ada yang sudah sampai 6 bulan bahkan lebih, dan ada juga yang ketika mereka ditangkap oleh pihak Malaysia seluruh uang dan hartanya disita,” katanya.
Sementara itu, WNI/PMIB asal Cirebon mengatakan banyak WNI yang tergiur bekerja di Malaysia karena gajinya yang cukup tinggi. Akan tetapi, banyak juga WNI yang tidak memiliki pekerjaan tetap. “Kami termasuk yang beruntung karena bisa kembali dengan pesawat dengan lancar ke tanah air. Makanya kami sangat mengucapkan terima kasih pada pemerintah Indonesia karena tetap memperhatikan kami,” katanya. (Yudha Krastawan)
