Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Tantiem Bukan Soal Besarannya, Tapi Soal Integritas dan Profesionalisme Komisaris
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Opini > Tantiem Bukan Soal Besarannya, Tapi Soal Integritas dan Profesionalisme Komisaris
Opini

Tantiem Bukan Soal Besarannya, Tapi Soal Integritas dan Profesionalisme Komisaris

Yudha
Yudha Published 16 Aug 2025, 13:39
Share
2 Min Read
54a98af9 5894 43c4 9f28 348c0720943a
Koordinator Siaga 98, Hasanuddin. Foto: dok Siaga 98
SHARE

Oleh: Koordinator Simpul Aktivis Angkatan 98 (SIAGA 98), Hasanuddin. 

IPOL.ID – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan hari ini mengenai pemberian tantiem kepada komisaris BUMN menyoroti kembali urgensi perbaikan tata kelola perusahaan milik negara. Presiden mengkritik pemberian tantiem hingga puluhan miliar rupiah kepada komisaris yang dinilainya minim kontribusi. Ia menyebut hal itu sebagai “akal-akalan” dan menegaskan bahwa siapa pun yang tidak setuju dengan kebijakan peniadaan tantiem sebaiknya mundur.

Namun, persoalan ini tidak sesederhana besar kecilnya angka. Komisaris memikul tanggung jawab hukum yang serius, termasuk konsekuensi jika perusahaan merugi karena lemahnya pengawasan. Tantiem bukan sekadar bonus, tapi bentuk apresiasi atas kinerja. Maka, penghapusan tantiem sebaiknya tidak digeneralisasi, melainkan disesuaikan dengan kondisi keuangan perusahaan dan ditetapkan melalui regulasi yang sah, seperti keputusan RUPS atau kebijakan internal perusahaan.

Selain itu, Presiden dan Menteri BUMN tidak cukup hanya fokus pada angka tantiem, tapi perlu menata ulang proses rekrutmen komisaris agar benar-benar profesional dan kompeten, bukan sekadar titipan politik. Kita melihat adanya sejumlah aktivis 98 yang kini duduk sebagai komisaris BUMN, namun jangan sampai mereka hanya menjadi alat legitimasi atau pelengkap simbolik, terutama di BUMN kecil. Faktanya, tak ada komisaris dari kelompok ini yang menerima tantiem miliaran, apalagi Rp 40 miliar sebagaimana disinggung dalam pidato presiden.

Baca Juga

petinju kelas menengah yang pernah mengharumkan nama bangsa, Pino Bahari kini terbaring kesakitan setelah mengalami kecelakaan di Denpasar, Bali. Foto: Ist
Pino Bahari Tergeletak, Negara Terdiam, Ketika Juara Ditinggalkan
Reformasi Kepolisian: Antara Fenomena dan Noumena
Belajar dari Banjir Bandang Sumatra dan Kisah Nabi Nuh AS: Mitigasi Bencana dalam Perspektif Ilahiah dan Kemanusiaan
12Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: Hasanuddin, Komisaris BUMN, Koordinator Simpul Aktivis Angkatan 98 (SIAGA 98), OPINI, Pidato Presiden Prabowo Subianto, Tantiem
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden Guru Besar UIN Jakarta Respons Positif Pidato Kenegaraan Prabowo Soal Pendidikan, Ingatkan Soal Ini
Next Article Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) melalui Desk Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) saat melaksanakan koordinasi proses pemulangan 264 orang Warga Negara Indonesia/Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (WNI/PMIB) Kelompok Rentan dari Malaysia. Foto: Dok Kemenko Polkam Kemenko Polkam Uji Coba Pedoman Pemulangan Pekerja Migran Bermasalah

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260510 161217
Olahraga

Tutup Penataran Pelatih Anggar 2026, Ketua IKASI DKI Ghozi Zulazmi: Kami Harap Anggar dapat Populer di Sekolah-Sekolah

HeadlineOtomotif
Jorge Martin Rajai MotoGP Prancis, Marquez Kecelakaan
10 May 2026, 21:15
Gaya hidup
Hantavirus Jadi Sorotan, Dari Demam hingga Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Bahaya
11 May 2026, 09:00
Nusantara
Diduga Tipu Wisatawan hingga Rp85 Juta, Polisi Tahan Bos Travel ‘Labuan Bajo Top’
11 May 2026, 11:00
Jabodetabek
Senin 11 Mei 2026, Lokasi dan Jadwal Layanan SIM Keliling untuk Warga Bekasi
11 May 2026, 08:00
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?