“Energi bisa datang dari mana saja. Tapi semangat harus datang dari dalam”.
Harapan ke depan, kata Winny, targetnya setiap tahun Kratingdaeng ingin tumbuh dan berkembang bukan hanya untuk mensupport masyarakat Indonesia tetapi juga untuk kesejahteraan internal tim Kratingdaeng sendiri.
Sebagai bagian dari kolaborasi ini, Kratingdaeng meluncurkan merchandise edisi terbatas berupa scarf, tote bag, dan t-shirt, dengan desain khas Muklay dan visualisasi karakter si Jabrik dalam semangat baru Kratingdaeng.
Dalam rangkaian kegiatan kali ini untuk momen puncak menampilkan Band Perunggu. Mereka bukan sekadar band. Dikenal sebagai “Band Pulang Kantor”, Perunggu adalah suara bagi banyak generasi pekerja muda Indonesia.
Para personelnya juga menjalani kehidupan profesional di balik meja kerja, menjadikan musik mereka terasa jujur, mengangkat realitas dunia kerja urban akan ambisi, lelah, mimpi, dan penghiburan kecil. Saat lagu-lagu mereka mengalun, seluruh pengalaman hari itu terasa menyatu.
Dari pedal pertama di pagi hari, hingga lantunan lirik di malam hari, semangat Kratingdaeng juga dirasakan bersama. Bukan sekadar energi, namun juga instalasi yang memikat, seni yang hidup, pertandingan seru, hingga parade yang membuka hari-hari. (Joesvicar Iqbal)
