Namun kecerdikan Max Basing yang berperingkat 602 dunia ini, mampu mengantisipasinya dengan meningkatkan kembali intensitas serangannya untuk menyamakan kedudukan 5-5, dan merebut dua game tersisa menjadi 7-5, yang mengantarkannya kembali meraih gelar juara tunggal putra untuk yang kedua kalinya diajang ITF World Tennis Tour di Nusa Dua Bali.
“Bahagia atas gelar juara untuk kedua kali yang diraih dan cukup puas dengan permainannya hari ini menjadi ungkapan Max Basing seusai pertandingan. Meskipun sempat mengalami tekanan di set kedua, namun dirinya mampu kembali fokus dan akhirnya berhasil menjadi yang terbaik,” ujar Basing.
Dengan raihan gelar juara tunggal putra di turnamen Amman Men’s World Tennis Championship seri kedua M-15, Max Basing berhak atas hadiah uang $ 2.160, Sedangkan di posisi runner up, petenis Australia Matthew Dellavedova mendapat $ 1.272, yang di serahkan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Dito Ariotedjo.
Dalam pernyataannya di depan wartawan seusai menyaksikan langsung jalannya pertandingan final serta berbincang dengan para petenis Indonesia seperti Gunawan Trismuwantara, Nathan Barki dan Lucky Candra Kurniawan, Menpora R.I mengaku bangga dan mengapresiasi bahwa :
