IPOL.ID – Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Dina Masyusin mendorong program layanan pengantaran obat dari rumah sakit umum daerah (RSUD) menjadi prioritas dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta Tahun 2026.
Dina menilai, program tersebut sangat penting untuk mengurangi antrean panjang pasien di RSUD dan secara otomatis meringankan beban masyarakat.
Ia menyoroti program-program Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga. Salah satunya yakni layanan antar obat yang kini tengah dibahas untuk mendapat alokasi anggaran di KUA-PPAS APBD 2026.
“Ini harus jadi satu program yang memang supaya masyarakat itu tidak mengantre panjang di RSUD. Makanya kita coba anggarkan supaya ini bisa menjadi hal baik di DKI Jakarta terkait dengan kesehatan,” ujar Dina di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (6/8/2025).
Dina menuturkan, saat ini layanan pengantaran obat memang sudah berjalan dengan memanfaatkan jasa ekspedisi, namun biaya pengiriman masih dibebankan sebagian kepada pasien.
