“Banyak orang berpikir, kalau masih sehat, tidak perlu daftar BPJS Kesehatan. Tapi nyatanya, kita tidak pernah tahu kapan butuh layanan kesehatan. Dalam kondisi gawat seperti ini, keberadaan BPJS Kesehatan sangat membantu,” katanya. Ia juga mengajak masyarakat luas untuk tidak ragu memanfaatkan program JKN dan memastikan seluruh anggota keluarganya terlindungi.
“Kami beruntung sudah mendaftar. Saya harap masyarakat lain juga segera menjadi peserta BPJS Kesehatan. Jangan tunggu sampai sakit baru mendaftar,” tambahnya. Kisah Khalif adalah satu dari jutaan cerita nyata tentang bagaimana JKN hadir menjadi solusi atas persoalan akses dan pembiayaan kesehatan di Indonesia. Dalam kondisi darurat sekalipun, JKN mampu memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan tanpa beban biaya bagi peserta.
Melalui program ini, pemerintah berupaya mewujudkan sistem kesehatan yang inklusif, di mana setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan kesehatan bermutu, tanpa harus terbebani secara ekonomi. Harapan dan kesempatan untuk hidup sehat kini menjadi lebih nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, berkat JKN. (ahmad)
