“Kami sudah berkirim surat ke Kedubes Rusia namun karena Pak Dubes masih di Rusia maka belum bisa bertemu. Namun akan diagendakan pertemuan dalam waktu dekat untuk membicarakan kejuaraan dunia nanti,” ujar Bayu.
Di kejuaraan beladiri sambo nanti, terdapat 37 nomor yang dipertandingkan, baik putra maupun putri. Untuk remaja, atlet yang bertanding usia 16-18 tahun, sedangkan junior usia 18-20 tahun. Selain itu, ada juga kategori combat sambo yang diperlombakan.
Adapun peserta yang diharapkan berpartisipasi di event ini sebanyak 500 peserta dari 60-80 negara.
Menurut Bayu yang juga legenda judo Indonesia ini, negara yang sudah melakukan konfirmasi, antara lain Filipina, Azerbaijan, Kazakshtan, Armenia, Belanda dan Rumania.
“Dari negara itu saja sudah lebih 200 atlet plus ofisial yang hadir. Kami masih menunggu negara-negara lain untuk mendaftar lewat federasi internasional,” kata Bayu yang didampingi Sekjen PP Persambi Arnold Silalahi dan Wakil Sekjen Budi.
Mengenai atlet Indonesia, pihaknya sudah menjalankan program seleksi di Padang bulan lalu. Hanya saja, sejauh ini belum dipanggil menjalani pelatnas lantaran masih menunggu anggaran dari pemerintah.

