Menurut dia, rumah keluarga Raya akan segera dibongkar dan dibangun kembali secara permanen. Termasuk pembangunan WC komunal dan sanitasi layak melalui dukungan program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).
Luthfie memastikan, pembangunan rumah akan melibatkan masyarakat sekitar, aparat desa, TNI/Polri secara swakelola, dengan memperhatikan legalitas lahan. “Desain awal rumah sehat sederhana berukuran 7 x 5 meter, dilengkapi talud penahan longsor serta akses jalan yang lebih baik,” jelas Luthfie.
Selain persoalan hunian, kata Luthfie, kondisi keluarga juga menjadi perhatian. Ayah dan ibu almarhumah Raya masih menjalani perawatan di RS Bandung. Sementara kakaknya yang berusia 7 tahun mengalami gangguan kesehatan dan membutuhkan pendampingan gizi maupun pendidikan.
Dalam kunjungan itu, Kemenko PMK juga menyerahkan 25 paket sembako serta peralatan sekolah. Hadir pula perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga), Pemerintah daerah, TNI/Polri, camat, dan kepala desa setempat untuk menindaklanjuti langkah penanganan. (bam)
