“Ini bisa manjadi langkah inovatif dalam memperkuat semangat kebangsaan di tengah tren budaya populer. Kita minta anak muda ambil nilai kepahlawanan untuk membela Merah Putih,” tandas Wamenag.
Langkah-langkah ini, lanjut Wamenag, diharapkan mampu menjadi pendekatan kultural yang efektif dalam memperkuat semangat kebangsaan generasi muda, tanpa menegasikan identitas dan kegemaran mereka terhadap budaya populer global.
Dirjen Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menyampaikan bahwa pihaknya mendukung sepenuhnya upaya penguatan nasionalisme. Ia melaporkan bahwa pihaknya telah merumuskan aksi nyata dalam upaya menguatkan nasionalisme bangsa, misalnya: menghidupkan kembali upacara di lembaga pendidikan, membiasakan menyanyikan lagu kebangsaan, dan lainnya.
Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan, Ditjen Pendidikan Islam akan mengadakan lomba paduan suara dengan dua kategori lagu, yaitu: Mars Madrasah dan lagu Bendera Merah Putih. Lomba ini tidak hanya untuk madrasah, tetapi juga melibatkan sekolah-sekolah keagamaan lainnya.
