“Kalau pendekar terjatuh, dia tidak akan sedih, kecewa, atau menangis. Dia akan berdiri lagi.” Kalimat ini menjadi spirit utama turnamen: membentuk karakter petarung sejati di dalam dan luar lapangan.
Salah satu inovasi penting dalam Nusantara Open 2025 adalah penerapan aturan “Sin Bin”, di mana pemain yang mendapat kartu kuning harus keluar sementara dari lapangan. Aturan ini ditujukan untuk mendorong kesadaran dan refleksi diri, sejalan dengan misi pembinaan karakter yang diusung Garudayaksa FA dan PSSI.
Turnamen ini mendapat dukungan penuh dari berbagai sponsor besar seperti Adaro, CFX, Indika, Ithaca, Specs, Le Minerale, dan Mitra Keluarga. Kehadiran tim dari luar negeri seperti Chonburi FC (Thailand) serta tim-tim dari dalam negeri yang mewakili berbagai daerah menunjukkan bahwa Nusantara Open bukan hanya turnamen nasional, tetapi juga ajang diplomasi olahraga Indonesia.
CEO Garudayaksa FA, Dusan Bogdanovic, menambahkan bahwa tim talent scouting, baik dari Indonesia maupun luar negeri, akan memantau langsung talenta-talenta terbaik. Proses ini dikoordinasi oleh Coach Indra Sjafri, guna mempersiapkan pemain muda Indonesia menjadi bintang profesional masa depan.
