Tim-tim dari Elite Pro Academy (EPA) dan akademi sepak bola terbaik di Indonesia serta Asia berpartisipasi dalam format kompetisi yang intensif. Juara pertama akan membawa pulang trofi, medali, piagam, dan uang pembinaan sebesar Rp1 miliar. Sementara itu, peringkat kedua dan ketiga masing-masing akan mendapatkan Rp500 juta dan Rp350 juta. Bahkan, peringkat ke-4 hingga ke-16 tetap menerima apresiasi uang pembinaan sebesar Rp50 juta.
Turnamen ini merupakan perwujudan visi besar dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang sejak 2022 telah berkomitmen membangun fondasi sepak bola nasional lewat pendirian Garudayaksa Football Academy dan penyelenggaraan Nusantara Open.
“Presiden Prabowo adalah sosok visioner. Tiga tahun lalu, beliau menyatakan Indonesia harus tampil di Piala Dunia. Banyak yang meragukan, tetapi kini kita melangkah ke Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, sementara Thailand dan Vietnam telah tersingkir lebih awal,” ungkap Fary.
Sebuah kutipan dari pidato Prabowo di Nusantara Open 2023 kembali digaungkan:
