Wamendag Roro juga menjelaskan, pada 2025, Kementerian Perdagangan memiliki program digitalisasi, antara lain per Juli 2025, sebanyak 6.115 pasar rakyat dan 317.429 pedagang pasar rakyat telah terdigitalisasi. Selain itu, ekspor melalui platform niaga elektronik, termasuk dalam ajang ASEAN Online Sale Day telah berlangsung pada 8–10 Agustus 2025.
Dalam beberapa tahun terakhir, perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang cukup kuat di tengah dinamika global yang penuh tantangan. Stabilitas makroekonomi yang terjaga, didukung oleh konsumsi domestik dan investasi yang menguat, menjadi landasan penting bagi keberlanjutan pertumbuhan.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II-2025 tumbuh sebesar 5,12 persen year-on-year (yoy). Jika dibandingkan dengan triwulan I-2025, perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 4,04 persen.
Menurut Wamendag Roro, ekonomi digital menempati posisi strategis sebagai salah satu sumber utama pembangunan ekonomi Indonesia di masa mendatang.
