Pantauan tim di lapangan, secara umum banjir yang terjadi telah surut. Fokus utama tim di saat ini adalah dalam pencarian korban yang masih hilang dan pembersihan sisa material serta penyedotan genangan air di basement Pasar Badung dan beberapa titik lainnya.
“Pasar Badung airnya disedot terus menggunakan pompa, kami juga datangkan pompa dari luar Bali untuk mempercepat proses tersebut,” terang Suharyanto, Kamis.
Lebih lanjut, Kepala BNPB menyatakan, dengan kondisi cepat membaik dan tidak lagi datang hujan. Semula status tanggap darurat diusulkan 14 hari, namun dipercepat menjadi 7 hari.
“Kondisi di Bali pasca terjadinya banjir, sudah mulai normal dan terkendali,” ujar Suharyanto.
Untuk pencarian korban hilang hingga kini masih terus dilakukan, dengan menerjunkan sedikitnya 125 personel di lokasi-lokasi yang diduga terdapat korban dilaporkan hilang.
Untuk lokasi peninjau yang dituju adalah pos pengungsian Banjar Sedana Mertha Ubung. Pada lokasi ini, Kepala BNPB berdialog dengan masyarakat terkait keluh kesah dan kebutuhan yang diperlukan masyarakat.
