Ke-20 finalis teknisi AC tersebut, antara lain, Nassarudin asal Makassar, Rival Erens Talla dari Manado, Dimas Nurul Aditya, Serang, Ramadhan Apriyanto, Jakarta, Feri Padli, Serang. Muhammad Ihsan Priambodo, Jakarta, Teguh Setiatun, Banjarmasin, Ajat Jatnika dari Jakarta.
Kemudian, Faisal Ridwan Dwi Prasetyo asal Yogyakarta, Ahmad Supiansyah, Banjarmasin, Agung Purnomo, Jakarta, Andi, Jakarta, Taufik Nugroho, Palu, Hammam, Jakarta, Akhmad Behaki, Jakarta, Fahmi Idris, Jakarta, Yudas Pranjaya, Jakarta, Muhammad Septiyantoro, Yogyakarta, Yayan Mulyana, Jakarta, dan Recky Josua Kindangen dari Samarinda.
Dalam grand final diikuti 20 peserta itu, mereka dipastikan mengikuti kompetisi yang terbagi dalam tes teori 30 persen dan praktek 70 persen. Dengan target penyelesaian pemasangan instalasi AC sekitar 1 jam.
Dalam kesempatan itu, Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka menyampaikan, komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia. Sejurus lomba bergengsi ini menjadikan wadah pembelajaran teknisi AC, mengasah kemampuan dan skill mereka miliki.
