Berusaha bangkit dan sempat memimpin 4-2 di set kedua, petenis tuan rumah ini gagal melanjutkan memontum positifnya tersebut dan kembali kalah 4-6, sehingga harus tersingkir di seri kelima M-25.
“Menghadapi lawan kidal yang memiliki servis keras menjadi hambatan tersendiri, meskipun mampu direspon dengan baik di set kedua. Menyesali sering melakukan kesalahan sendiri dan membuatnya sering kehilangan poin penting di saat angka kritis merupakan evaluasi Renaldi atas kekalahannya,”ujarnya.
Sementara itu petenis Indonesia lainnya Gunawan Trismuwantara justru mencetak hasil sempurna saat bertemu petenis India Shanker Heisnam dengan meraih kemenangan dua set langsung.
Perlawanan yang dilakukan Shanker Heisnam terjadi di awal-awal permainan set pertama, sebelum Gunawan menghabisinya dengan 6-3, 6-0 dalam tempo 1 jam untuk melaju keputaran kedua kualifikasi.
*Fisik prima dan juga permainan yang konsisten dalam menyerang maupun bertahan menjadi ungkapan Gunawan Trismuwantara seusai bertanding. Meski demikian petenis berusia 22 tahun kelahiran Sampang Madura mengungkapkan bahwa dirinya tetap harus fokus mengingat di putaran kedua maupun setiap pertandingan level lawan-lawan yang dihadapi semakin kuat.*
